Penulis: patahan.ranting
Ukuran: 13 x 19 cm
Genre: Fiction
Jumlah Halaman: viii + 156 halaman
Bahan Isi: BP 57,5 gram
Bahan Cover: AC 230 gram
Jilid: Lem Punggung
ISBN: (dalam proses)
Tahun Terbit: 2023
Harga: Rp67.000
Penerbit: mediakita
Sinopsis/Blurb:
Apa pun itu, perihal patah hati selalu menjadi bagian kehidupan yang paling rumit untuk
diselesaikan.
Tentang kehilangan yang sulit menemukan pengganti, tentang perasaan yang masih tertinggal
pada tubuh seseorang yang sudah lama beranjak, tentang berusaha mengumpulkan rasa
percaya yang sudah hancur berkeping-keping, tentang bertahan dari rindu-rindu yang
menyerang setiap malam, serta tentang berjuang menemukan keikhlasan yang paling dalam.
Kamu akan tetap kebasahan bila kamu tak menghindar dari derasnya hujan dan mencari
tempat berteduh. Kamu akan tetap kedinginan bila kamu tak berpindah dari bawah langit
malam dan menghangatkan diri di dekat perapian. Demikian pun luka, kamu akan tetap
merasa kesakitan bila kamu tak pernah meneteskan obat dan membalutnya perlahan.
Jangan menunggu orang lain datang membawakanmu penawar, tapi raciklah penawarmu
sendiri. Jangan menunggu orang lain datang membawakanmu kebahagiaan, tapi jemputlah
kebahagiaanmu sendiri.
Kamu tak boleh terpuruk selamanya hanya karena seseorang yang selintas menyentuh
hidupmu.
Keunggulan:
Buku ketiga dari penulis dengan nama pena: patahan.ranting.
Berisi kumpulan tulisan dengan genre romance.
Tentang kehilangan yang sulit menemukan pengganti, tentang perasaan yang masih
tertinggal pada tubuh seseorang yang sudah lama beranjak, tentang berusaha
2
mengumpulkan rasa percaya yang sudah hancur berkeping-keping, tentang bertahan
dari rindu-rindu yang menyerang setiap malam, serta tentang berjuang menemukan
keikhlasan yang paling dalam.
Ditulis dengan gaya bahasa yang puitis, namun sederhana dan mudah dipahami.
Penulis sudah menerbitkan dua judul buku: Seikhlas Awan Mencintai Hujan (2021)
dan Kembalikan Aku Seperti Sebelum Mengenal Cinta (2022)
Tentang Penulis:
Hadani, penulis asal Riau yang lahir di tahun 1998. Ia lebih akrab dipanggil Dan. Aktif
menulis di berbagai platform media sosial, seperti Instagram dan Twitter dengan nama pena:
patahan.ranting.
Mulai menulis dari tahun 2019 hingga kini. Sudah melahirkan dua buku: Seikhlas Awan
Mencintai Hujan (2021) dan Kembalikan Aku Seperti Sebelum Mengenal Cinta (2022). Jika
Lukamu Sedalam Laut, Ikhlasmu Harus Seluas Langit adalah buku ketiganya.
Dan bisa disapa melalui:
Instagram: @pthn.ranting
Twitter: @patahan.ranting
Tiktok: @patahan_ranting
Facebook: @patahan.ranting